Dilarang Merokok

Setelah mendengar pengaduan warga, Pak Lurah memutuskan bahwa Pak RW dilarang mengambil mangga dari kebun desa.

Warga: Setuju…!

Cecep: Setuju…!

Esok harinya, Pak RW bersama anak, istri, dan karyawannya pergi ke kebun. Pak RW tetap tinggal di mobil. Sedangkan anak, istri, dan karyawan Pak RW beramai-ramai mengambil mangga dari kebun.

Warga: Hai… Pak RW! Bukannya Pak Lurah sudah melarang Pak RW mengambil mangga?

Pak RW: Betul! Saya kan tidak mengambil mangga sama sekali?!

Warga jadi bingung, terdiam tidak bisa bicara. Setelah 2 jam berlalu terdengar suara ledakan keras. Itu adalah suara SPBU Pak RW yang meledak.

Pak RW: Mengapa bisa meledak?

Karyawan: Itu… Cecep tadi bikin …. api unggun.

Pak RW: Cecep…! Kamu bersalah menyebabkan SPBU meledak.

Cecep: Aku tidak bersalah apa pun.

Pak RW: Kamu sudah bikin api unggun di situ.

Cecep: Kan aturannya “Dilarang Merokok.” Aku hanya bikin api unggun. Tidak merokok.

@#$

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s