Bila Dokter Spesialis Meninggal

Ustad Cecep melihat seorang dokter yang menangis tersedu-sedu di depan makam dengan nisan bergambar hati besar dan berwarna merah. Pusara itu masih basah dan segar.

Ustad Cecep: Sudahlah…ikhlaskan apa yang sudah terjadi.

Dokter: Ustad…saya tidak bisa membayangkan bagaimana kalau yang mati ini saya.

Ustad Cecep: Pada akhirnya, setiap orang juga akan mati.

Dokter: Tapi yang mati ini teman saya. Kami di perkumpulan dokter spesialis sudah berjanji bila ada yang mati di antara kami maka akan dibuatkan gambar besar di nisannya sesuai spesialisasi masing-masing.

Ustad: Temanmu ini spesialis apa?

Dokter: Dia spesialis hati maka dibuatkan gambar hati besar di nisannya.

Ustad: Lalu apa masalah kamu?

Dokter: Saya tidak bisa membayangkan gambar apa yang ada di nisan saya.

Ustad: Kamu dokter spesialis apa?

Dokter: Saya dokter spesialis kelamin.

Ustad: Masya Allah…

Ustad Cecep terdiam sambil senyum tidak kuat menahan tawa.

Ustad: Jangan khawatir, nanti nisan kamu dipakai in celana dalam.

Hahaha…dokter itu jadi ikut tertawa.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s