Ceramah Singkat Ramadhan

Di kota Bandung terdapat kebiasaan yang menarik selama bulan Ramadhan. Setelah sholat isyak, menjelang sholat taraweh selalu dilaksanakan ceramah singkat sekitar 7 sampai 15 menit.

Karena malam itu adalah malam pertama ramadhan maka panitia memberi kehormatan yang mengisi ceramah adalah ustadz senior di masjid itu.

Ustadz: Malam ini saya tidak akan bicara panjang lebar. Karena waktu sangat terbatas.

Ratusan jamaah tampak antusias karena Pak Ustadz akan ceramah sebentar saja. Waktu 7 menit berlalu.

Ustadz: Malam ini saya tidak akan bicara panjang lebar. Karena waktu sangat terbatas.

Jamaah mulai saling berpandangan. Sudah 7 menit berlalu kok belum selesai. Barangkali akan selesai 15 menit. Waktu 15 menit berlalu.

Ustadz: Malam ini saya tidak akan bicara panjang lebar. Karena waktu sangat terbatas.

Beberapa jamaah mulai keluar masjid merasa bosan. Waktu 30 menit pun berlalu.

Ustadz: Malam ini saya tidak akan bicara panjang lebar. Karena waktu sangat terbatas.

Semua jamaah satu demi satu mulai meninggalkan masjid kecuali Cecep. Setelah 2 jam akhirnya Pak Ustadz menyelesaikan ceramah singkatnya. Lalu mendekat ke Cecep.

Ustadz: Anak muda, kamu luar biasa. Tidak seperti jamaah lain yang sudah pergi. Kamu mendengarkan ceramahku dengan khusuk, sabar, dan konsentrasi. Apa rahasianya?

Cecep: Saya sebenarnya juga ingin pergi seperti mereka. Tapi saya sedang bekerja di perusahaan yang menyewakan sound sistem di sini.

@#$

 

This entry was posted in sosial and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s