Boneka Penuh Tanggung Jawab

Terjadi indikasi korupsi di kampung Cecep. Pelakunya jelas adalah Pak Lurah.

Pak Lurah: Saya akan segera melakukan investigasi masalah korupsi ini.

Seminggu setelah investigasi Pak Lurah mengumumkan.

Pak Lurah: Telah ditemukan penyimpangan dan korupsi oleh Pak RW. Oleh karena itu Pak RW bertanggung jawab dan harus dihukum.

Cecep: Kami warga tidak setuju. Pak RW kan hanya suruhan Pak Lurah.

Pak Lurah: Sekarang coba tanya Pak RW.

Pak RW: Saya mengaku salah dan bertanggung jawab atas semua korupsi itu. Saya siap menerima hukuman.

Warga kecewa, merasa tidak adil. Pak Lurah dengan bangga sukses. Esok harinya warga mengadakan pertemuan lanjutan dan mengundang Pak Lurah tentunya.

Ketika pertemuan berlangsung Pak Lurah menerima beberapa sms yang isinya menyatakan transaksi transfernya berhasil beberapa kali.

Pak Lurah: Cecep…! Ini pasti perilaku kamu. Mengapa aku transfer ke rekening kamu dan rekening beberapa warga?

Cecep: Tidak Pak Lurah, aku tidak melakukannya. Coba tanya boneka robot ini.

Pak Lurah: Memang boneka robot bisa ngomong?

Boneka Robot: Aku yang melakukannya. Aku yang bertanggung jawab dan siap menerima hukuman.

@#$

This entry was posted in sosial and tagged , , . Bookmark the permalink.

One Response to Boneka Penuh Tanggung Jawab

  1. Kasian Robotnya Pak Angger.. Hihi
    Tapi kadang-kadang ada juga yang malah saling menuduh pak.. #Eh…😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s