Hidup Tanpa HP Beberapa Hari, Bagaimana Rasanya?

HP saya rusak. Lalu saya bawa ke bengkel HP. Estimasi waktu service akan selesai 3 hari. Jadi saya tidak punya HP dalam waktu 3 hari. Bagaimana rasanya?

Pertama saya berpikir akan membeli HP cadangan yang murah(an) saja. Toh hanya akan saya pakai 3 hari saja. Tapi saya mengurungkan niat itu. Alternatif kedua, saya bisa pinjam HP anak saya yang masih kecil. Dia berpikir pastinya HP tersebut lebih penting bagi ayahnya dari pada bagi dirinya. Lagi-lagi saya membatalkan niat ini.

Alternatif ketiga, saya benar-benar tidak pakai HP selama 3 hari ini. Rasanya enak juga. Kalau memang benar-benar enak, bagaimana kalau dilanjutkan tidak pakai HP untuk seterusnya?

Tapi kan, HP penting untuk komunikasi?

Untungnya, saya selalu siap komunikasi melalui internet. FB, email, blog, dan lainnya selalu saya pakai.

Bagaimana menurut Anda?

This entry was posted in sosial and tagged , , . Bookmark the permalink.

3 Responses to Hidup Tanpa HP Beberapa Hari, Bagaimana Rasanya?

  1. hehehe… berat juga ya hidup tanpa ponsel🙂

  2. gusngger says:

    Hehehe…akhirnya tempat service resmi itu tidak dapat menyelesaikan masalah dalam 3 hari. Katanya butuh waktu tambahan sekitar 3 minggu lagi – bahkan mungkin bisa 3 bulan lagi.

    Ponsel rusak saya itu saya ambil pindah ke tempat service nonformal. Satu jam selesai. Beres. Sekarang punya ponsel lagi.

    Salam…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s