Kehilangan

Rasa sedih kehilangan. Tentu kita dapat berempati dengan rasa sedih ketika kehilangan. Tetapi pernahkah Anda benar-benar merasa kehilangan?

Awal tahun 2011, anak lelakiku berumur 6 tahun. Dia senang berenang meski belum bisa.

Entah mengapa dia terjun ke kolam yang dalamnya 2 meter. Entah mengapa tak seorang pun yang mengetahuinya. Sampai…

Ada seseorang yang melihat anak lekakiku terapun di kolam renang tak bernafas. Mereka ramai-ramai mengangkat anakku ke tepi kolam. Perutnya mengembung. Tidak sadar. Tidak bernafas.

Aku datang dengan rasa kehilangan… Baru berusia 6 tahun… Bercampur aduk perasaanku. Aku tak percaya.

This entry was posted in sosial and tagged . Bookmark the permalink.

8 Responses to Kehilangan

  1. Amaq Shofia says:

    innalillah. saya turut bersedih membacanya, pak. semua pasti ada hikmahnya

  2. za says:

    Baru tahu saya Pak Ngger. Semoga Pak Ngger dikuatkan🙂

  3. gusngger says:

    Terima kasih Za…
    Tapi setelah upaya keras, kerja sama berbagai pihak, Dia masih mempercayakan pengasuhan anak lekakiku itu kepada ayahbundanya.

    Salam…

  4. Yudhi says:

    Blom pernah dapat ceritanya.
    Dua anak perempuanku, pernah pula mengalami hal yang sama.
    Alhamdulillah … , masih dalam penglihatanku.

  5. gusngger says:

    Belum berani cerita sampai hampir satu tahun.

    Syukurlah masih dalam jangkauan ayahnya.

    Salam…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s