Penetapan Awal Ramadhan 2011 / 1432 H

Sebentar lagi kita akan menyongsong bulan suci ramadhan. Selamat menunaikan ibadah ramadhan.

Bulan puasa ramadhan adalah bulan istimewa. Umat islam/muslim wajib menunaikan puasa sebulan penuh. Sebuah tugas yang berat namun nikmat. Berat karena kita harus melawan kebiasaan badan yang makan 3 kali dalam sehari (siang). Menjadi makan 1 kali saat waktu maghrib dan sekedarnya sebelum subuh (sahur).

Sedangkan dari sisi rohani, puasa justru mendidik disiplin yang lebih besar lagi. Memperbanyak amalan-amalan suci dan menolong banyak orang.

Di Indonesia, beberapa tahun terakhir kita mengalami ragam perbedaan penentuan awal ramadhan. Karena sudah sering, saya perhatikan masyarakat kita sudah mampu merespon perbedaan ini dengan bijak. Atau malah sudah cuek?

Bagaimanakah cara menetapkan awal ramadhan yang benar?

Tidak mudah menjawab pertanyaan di atas. Kita perlu mempertimbangkan beragam perspektif. Setelah itu bergantung pandangan subyektif kita sendiri akan memilih sudut pandang yang mana.

Secara umum terdapat dua cara menentukan awal ramadhan – atau bulan apa pun. Yaitu pertama metode perhitungan/hisab dan kedua metode eksperimen/rukyat.

Dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan komputer metode perhitungan telah memiliki ketelitian yang sangat tinggi. Karena kehebatannya kita sudah dapat menentukan awal ramadhan jauh haru sebelumnya – bahkan jauh bulan sebelumnya. Misalnya dengan metode hisab ini kita sudah dapat menentukan bahwa awal ramadhan 2011 adalah jatuh pada 1 Agustus 2011. Hebatkan?

Sedangkan kemajuan teknologi membuat metode rukyat semakin handal. Metode rukyat memanfaatkan penglihatan mata langsung terhadap hilal (bulan). Penglihatan ini dilakukan pada tanggal 29 syaban – akhir bulan sebelum ramadhan. Jika hilal sudah tampak senja itu maka malam itu sudah masuk awal ramadhan. Sedangkan jika hilal tidak tampak maka awal ramadhan perlu mundur 1 hari lagi.

Dengan metode rukyat kita baru dapat menentukan awal ramadhan ketika senja menjelang ramadhan.

Departemen agama kita tampaknya mempertimbangkan kedua pendekatan di atas. Keputusan akhir juga mempertimbangkan hal-hal lain. Khususnya penentuan awal idul fitri juga harus mempertimbangkan kesibukan orang-orang penting.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
aGus NGGERmanto

This entry was posted in sosial and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

4 Responses to Penetapan Awal Ramadhan 2011 / 1432 H

  1. Rusa says:

    Yay sebentar lagi puasa
    suka banget deh sama budaya puasa serta suasananya
    semoga Rusa bisa makin rajin ibadah di bulan puasa ini
    Aminnn

  2. gusngger says:

    Amin…!
    Yuk terus menebar amal kebaikan.

    Salam…

  3. negeribocah says:

    marhaban ya ramadhan …
    semoga kita termasuk ummat yang mendapat ridho Allah SWT

  4. gusngger says:

    Amin…!

    Terus berjuang dan beramal.

    Salam…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s