Membayar Hutang Lebih dari Nyawa

Dalam kehidupan sehari-hari, hutang adalah hal yang wajar. Hutang-piutang menjadi satu sarana umat manusia untuk tolong-menolong. Yang menjadi persoalan adalah membayar hutang tidak semudah ketika menerima bantuan hutang.

Kesulitan ini berlaku bagi hutang individu mau pun hutang sebuah negara.

Lebih rumit lagi bila janji adalah hutang. Meski orang sering mengatakan dengan bercanda tetapi ungkapan janji adalah hutang memang benar. Banyak berjanji maka banyak hutang.

Jadi, berjanji itu buruk ya?

Tidak selalu. Hanya saja bila berjanji maka wajib menepati. Walau nyawa menjadi taruhan. Taruhan nyawa sebenarnya masih lebih ringan dari taruhan kredibilitas nama Anda.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
aGus NGGERmanto

This entry was posted in sosial and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s