Menjual Melalui Iklan yang Menjual

Saya masih terus berlatih menulis iklan. Tujuan dari iklan ini adalah untuk menjual. Sampai akhirnya saya ketemu buku “Advertising That Sells” yang mengisahkan kiprah Dwi Sapta.

Dari 9 kredo iklan Dwi Sapta saya paling tertarik dengan 3 kredo pertama.

Misi dari suatu iklan adalah selling, jualan, dodolan. Ini adalah misi yang saya cari. Dwi Sapta dengan berani menjanjikan bahwa iklannya akan meningkatkan penjualan. Sementara agen iklan lain mungkin harus berpikir panjang bila iklan dihubungkan langsung dengan penjualan. Karena itu saya harus lanjut membaca Dwi Sapta.

Kedua, be simple. Pesan dari iklan harus sederhana. Mudah dipahami. Membuat orang ingin membeli. Contoh-contoh iklan Dwi Sapta mencerminkan pesan yang kuat. Misalnya iklan vegeta yang mengenalkan pentingnya serat.

Ketiga, be controversial. Nah ini yang paling seru. Memang saya terhenyak dengan iklan permen kino waktu itu, “Gantinya permen kopi.” Tentu langsung menghantam permen kopi yang ada.

Dari teori-teori itu saya menulis ulang dan eksperimen dengan iklan-iklan saya.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
aGus NGGERmanto

This entry was posted in sosial and tagged , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Menjual Melalui Iklan yang Menjual

  1. coekma says:

    yang berikutnya adalah harus ada yang liat iklan tersebut, hehehe…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s