Kesalahan fatal Guru SD dan PGSD

Melakukan kesalahan bukan masalah. Apalagi kesalahan yang tidak sengaja. Langkah yang kita perlukan adalah memperbaiki kesalahan tersebut. Belajar dari kesalahan maka tidak melanjutkan kesalahan yang sama.

Berikut ini adalah kesalahan fatal yang sering dihadapi guru-guru SD. Setelah melakukan beberapa kunjungan ternyata justru diketahui kesalahannya terjadi ketika masa-masa kuliah di PGSD. Maksudnya dosen di PGSD mengajarkan sesuatu yang salah.

Sekali lagi, salah bukan masalah. Salah bukan jahat. Salah hanya perlu kita perbaiki.

Contoh soal:
Geo membangun kamar ukuran 200 cm x 300 cm. Kemudian Geo membuat denah kamar dengan perbandingan skala 1 : 100.

Tentukan ukuran denah!

Jawab:

200/100 = 2 cm
300/100 = 3 cm

Jadi ukuran denah adalah 2 cm x 3 cm. (Selesai).

Contoh soal:

Geo membuat denah kamar dengan ukuran 2 cm x 3 cm. Tentukan luas kamar sebenarnya bila skala perbandingan denah adalah 1 : 100.

Jawab:

Luas denah = 2 cm x 3 cm = 6 cm persegi.

Luas sebenarnya = 6 x 100 = 600 cm persegi. (Selesai tapi SALAH).

Kesalahan ini yang sering terjadi pada guru SD dan juga di PGSD. Mengapa jawaban 600 salah?

Misal luas sebenarnya = 600 cm persegi maka berapa ukuran panjang dan lebar kamar?

600 = 20 cm x 30 cm

Ukurang panjang kamar 20 cm tentu tidak masuk akal. Begitu juga ukuran lebar 30 cm juga tidak masuk akal. Siapa yang akan tidur di kamar ukuran 20 cm x 30 cm ? Bahkan bayi baru lahir pun perlu ukuran yang lebih besar.

Tetapi kita tahu ukuran yang benar adalah 200 cm x 300 cm = 60.000 cm persegi.

Bagaimana caranya?

panjang sebenarnya = 2 cm x 100 = 200 cm
lebar sebenarnya = 3 cm x 100 = 300 cm

Luas sebenarnya = 200 cm x 300 cm = 60.000 cm persegi. (Selesai dan BENAR).

Alternatif lainnya adalah,

Luas denah = 2 cm x 3 cm = 6 cm persegi.

Luas sebenarnya = 6 x (100^2 ) = 60.000 cm persegi (Selesai dan BENAR).

Mohon kiranya para guru SD dapat belajar dari pengalaman ini. Demikian juga para dosen-dosen di PGSD.

Bagaimana dengan guru matematika SMP?

Semoga guru SMP dapat memilih jalan yang benar. Saya sudah membaca buku matematika SMP. Masalah di atas tidak dibahas di SMP dengan tuntas. Buku tersebut hanya sedikit membahas dalam latihan soal. Latihan soal itu pun tidak ada pembahasan atau penyelesaiannya. Sehingga guru dan siswa SMP juga dapat terjebak pada kesalahan yang sama.

Mari kita bangung Indonesia!
Bangunlah jiwanya…bangunlah raganya…!

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…
aGus NGGERmanto

This entry was posted in sosial and tagged , , , . Bookmark the permalink.

3 Responses to Kesalahan fatal Guru SD dan PGSD

  1. kusman-pwt says:

    salut pak guru..emang kadang begitu.

  2. coekma says:

    itulah kenapa saya ndak suka matekmatika… bikin mumet….

  3. GusNGGER says:

    Terima kasih teman-teman.

    Sekarang ada matematika APIQ yang asyik lho…pasti jadi suka!

    Salam…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s