Kekurangan yang Menjadi Kelebihan: Karya Michael Faraday

Faraday terlahir dari keluarga sederhana. Faraday sempat bersekolah hanya sampai pada usia 13 tahun. Setelah itu ia bekerja demi kehidupan yang layak.

Ratusan tahun kemudian, umat manusia banyak berhutang budi kepada Faraday. Kita dapat menikmati komunikasi melalui HP adalah berkat penemuan elektomagnet dari Faraday. Akhir-akhir ini kita dapat menikmati hotspot internet atau wifi juga berkat karya Faraday. Bahkan kita dapat menikmati energi listrik juga berkat teori Faraday.

Saya tertarik dengan cara Faraday menjelaskan fenomena elktromagnet yang rumit menjadi begitu mudah. Karena Faraday tidak sekolah sampai tingkat tinggi maka ia tidak memiliki bekal yang cukup dengan rumus matematika. Kekurangan itu menjadi penghalang bagi Faraday. Namun ia pantang menyerah. Dengan intuisinya Faraday menemukan inovasi.

Masih karena tidak ada rumus, Faraday memikirkan penjelasan elektromagnet dengan gambar. Gambar-gambar Faraday ini menjadi begitu terkenal dengan nama garis gaya magnet. Gambar garis-garis melengkung yang menghubungkan kutub utara dan kutub selatan dari magnet batang.

Gambar garis gaya ini juga dapat kita buat dengan menempatkan magnet batang di bawah piring transparan. Kemudian di atas piring taburkan butiran pasir. Lalu ketuklah beberapa kali piring tersebut. Maka serbuk butiran pasir akan membentuk garis-garis sebagaimana garis gaya magnet yang dibuat Faraday.

Garis gaya magnet dari Faraday itu menjadikan magnet sebagai bahan ajar yang asyik kepada anak-anak. Bayangkan jika anak-anak harus menghafal rumus matematikanya yang rumit, pasti lebih pusing. Kekurangan Faraday menjadi bernilai keunggulan.

Bahkan bagi para mahasiswa, seperti saya dulu yang belajar di Teknik Elektro ITB, juga mempelajari teori Faraday. Tentu saja karena mahasiswa maka lebih banyak menggunakan rumus matematika. Dalam hal ini kita mempelajari teori Faraday yang sudah diperkaya secara matematis oleh John Maxwell.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…

aGus NGGERmanto

This entry was posted in sosial and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s