Tongkat yang Bertambah Panjang

Setelah lulus dari ITB, Udin pulang kampung untuk menjenguk orang tua dan keluarga. Pak Lurah dan seluruh penduduk kampung sedang menghadapi masalah berat.

Baru beberapa jam yang lalu, museum kelurahan kehilangan satu peti koin emas. Langsung saja Pak Lurah minta bantuan polisi dan hansip untuk mengepung kampung itu sehingga penduduk kampung tidak satu pun yang dapat meninggalkan kampung.

Sementara itu dilakukan penggeledahan ke seluruh rumah penduduk. Namun hasilnya nihil. Peti berisi penuh koin emas itu tidak ditemukan. Padahal diyakini bahwa pencuri dan peti emas itu pasti masih ada di kampung tersebut.

Bahkan Pak Lurah sudah memberi sayembara siapa pun yang menemukan koin emas itu tidak akan dihukum. Bahkan mendapat bagian setengah dari isinya. Tetapi tidak ada yang berhasil menemukan peti emas itu. Tampaknya si pencuri tidak percaya. Bila ia mengaku khawatir akan tetap dihukum.

Pak Lurah meminta bantuan Udin untuk menyelesaikan itu. Udin meyusun strategi. Seluruh penduduk dikumpulkan di lapangan. Masing-masing penduduk mendapat tongkat sama panjang. Kemudian penduduk disuruh membawa pulang tongkat itu untuk dikumpulkan kembali besok pagi.

“Bagi kalian yang tidak mencuri peti emas maka tidak akan terjadi apa-apa pada tongkat itu. Tetapi bagi kalian yang mencuri emas maka nanti malam tongkat itu akan bertambah panjang 2 cm,” Udin memberi penjelasan.

Si pencuri sesampainya di rumah berpikir keras untuk menangani tongkat itu. Ia menemukan cara cerdik. Karena tongkat akan bertambah 2 cm maka pencuri itu memotong tongkat sepanjang 2 cm agar nantinya akan tetap sama. Pencuri itu kemudian tidur setelah memotong tongkatnya 2 cm.

Pagi-pagi penduduk berkumpul untuk menyerahkan kembali tongkat. Mereka juga ingin tahu tongkat siapakah yang bertambah panjang.

Tetapi yang ditangkap bukanlah yang tongkatnya bertambah panjang. Justru tongkatnya yang berkurang 2 cm itulah yang ditangkap aparat.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…

aGus NGGERmanto

This entry was posted in sosial and tagged , , , . Bookmark the permalink.

7 Responses to Tongkat yang Bertambah Panjang

  1. za says:

    Pak Ngger, paling pinter deh kalau buat cerita-cerita begini. Baca bukunya apa sih Pak?😉

  2. widiagroup says:

    NUMPANG INFO YA BOS… bila tidak berkenan silakan dihapus:-)

    LOWONGAN KERJA GAJI RP 3 JUTA HINGGA 15 JUTA PER MINGGU

    1. Perusahaan ODAP (Online Based Data Assignment Program)
    2. Membutuhkan 200 Karyawan Untuk Semua Golongan Individu (SMU, Kuliah, Sarjana, karyawan dll yang memilki koneksi internet. Dapat dikerjakan dirumah, disekolah, atau dikantor.
    3. Dengan penawaran GAJI POKOK 2 JUTA/Bulan Dan Potensi penghasilan hingga Rp3 Juta sampai Rp15 Juta/Minggu.
    4. Jenis Pekerjaan ENTRY DATA(memasukkan data) per data Rp10rb rupiah, bila anda sanggup mengentry hingga 50 data perhari berarti nilai GAJI anda Rp10rbx50=Rp500rb/HARI, bila dalam 1bulan=Rp500rbx30hari=Rp15Juta/bulan
    5. Kami berikan langsung 200ribu didepan untuk menambah semangat kerja anda
    6. Kirim nama lengkap anda & alamat Email anda MELALUI WEBSITE Kami, info dan petunjuk kerja selengkapnya kami kirim via Email >> http://joinkerjaonline.blogspot.com/

  3. umiabie says:

    wah ceritanya seru, seneng deh kalo baca artikel nya bang gusngger.. terima kasih..

  4. mathematicse says:

    He he… lucu…😀 Mirip ceritanya Abu Nawas ya, Pak?

  5. GusNGGER says:

    Hmmm mantap!

    Memang orang-orang cerdas semacam Udin, Abu Nawas, Gus Dur, dll mereka adalah bersaudara.

    Salam…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s