Pertanyaan Paling Berat: Apa Pekerjaanmu?

Dari pengalaman sehari-hari dan teori komunikasi, inilah pertanyaan paling berat,

“Apa pekerjaanmu?”

Berawal dari petugas pembuat ktp, ia bertanya,

“Apa pekerjaan Bapak?”

Deg! Saya kesulitan menjawab. Dulu ketika masih muda saya dapat menjawab dengan mudah, “Pelajar.”

Selesai semua urusan.

Tetapi sekarang tidak semudah itu lagi. Apa pekerjaan saya ya? Ada yang dapat membantu saya?

Istri muda saya juga mengalami kesulitan yang sama. Maksud saya istri saya waktu masih muda dulu sulit menjawab pertanyaan yang sama.

“Suamimu kerja apa Nduk?” tanya mertuaku.

Istriku harus berpikir keras merumuskan jawaban yang tepat. Sampai beberapa tahun setelah menikah, istriku dapat menjawab dengan mantap.

“Kerja sebagai konsultan!” jawab istriku.

Memangnya di ktp ada pekerjaan sebagai konsultan? Yang jelas istilah konsultan terasa keren menurut istriku. Mertuaku pun juga bangga mempunyai menantu konsultan.

Tampaknya anak-anak saya adalah orang yang paling yakin menjawab pertanyaan berat itu.

“Bapakmu kerja apa?”

“Bapakku kerja sebagai dosen,” jawab anak saya.

“Dosen di mana?”

“Dosen di ITB,” jawab anak saya makin mantap lagi.

Beda lagi dengan rekan-rekan bisnis saya.

“Kerja apa dia?”

“Dia bukan pekerja. Dia adalah pengusaha pemilik jaringan bisnis franchise kursus matematika kreatif APIQ,” jawab rekan saya.

Terakhir, apa jawaban saya bila mendapat pertanyaan yang sama?

“Apa pekerjaanmu?”

“Aku bekerja sebagai penulis.”

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…

aGus NGGERmanto

This entry was posted in sosial and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

6 Responses to Pertanyaan Paling Berat: Apa Pekerjaanmu?

  1. Yudhi says:

    Beberapa waktu lalu seorang mantan Dirjen ternama yang kini menjadi salah satu Staf Khusus Menteri, justru sebaliknya

    “Kalo disini, tugas rutinnya apa ya dik?”

    “Apa ya pak? Hampir nggak ada yang rutin pak. Pejabat-pejabat disini kalo boleh dibilang “cuman pelengkap” aja kok.

    Salam

  2. gusngger says:

    Hehehe…enak benar jadi pejabat.
    Tugas cuma pelengkap, gaji paling lengkap.
    Mantab!

  3. mathematicse says:

    Wah, kalu kerjanya macem2 gitu, bisa dibilang “serabutan” ga, Pak? He he…. becanda, Pak.😀

  4. gusngger says:

    Apalagi sekarang mulai jadi artis sukses nih…hehehe…

    Saksikan setiap Sabtu dan Minggu di MQTV 60 uhf mulai pukul 10.00 wib.

    Salam…

  5. Huahahaha….

    ada yg ketinggalan…sopir belum disebutkan…..

  6. GusNGGER says:

    Biar sopir-tapi sopirnya Bu Direktur lho…
    Jadi dapat fasilitas lengkap, hehehe…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s