Meningkatkan Keberuntungan Orang-orang Sukses

Maukah Anda selalu menjadi orang yang beruntung?

“Sungguh beruntung orang-orang yang penuh keyakinan itu.”

Orang sukses selalu mendapat dukungan keberuntungan. Tidak ada orang yang sukses karena sepenuhnya usaha mereka sendiri. Tetapi selalu ada faktor luck, faktor keberuntungan yang mendukung. Beberapa orang menyebutnya sebagai takdir.

Keberuntungan tidak bersifat untung-untungan. Keberuntungan tidak bersifat acak. Sebaliknya, keberuntungan justru dapat kita rencanakan. Kita dapat meningkatkan angka keberuntungan kita. Mau? Bersiaplah…!

Bahkan cara meningkatkan keberuntungan ini juga sudah diteliti secara empiris oleh ahli keberuntungan: Wiseman. Kita akan membahasnya dengan beberapa modifikasi.

1. Menjadi pribadi yang beruntung.

Orang yang beruntung memang memiliki kepribadian yang beruntung. Maksudnya mereka memiliki sikap-sikap yang mendorong mereka untuk bersifat beruntung. Misalnya mereka senantiasa bersifat ramah dengan orang yang tak dikenal, suka menolong, dan baik hati.

Setelah ditolong, orang yang tidak dikenal itu, memberi kartu nama. Ternyata dia bos besar sebuah perusahaan. Karena pertolongan yang ringan itu, orang yang beruntung itu mendapat proyek dengan keuntungan jutaan rupiah.

Bandingkan dengan orang yang tidak memiliki kepribadian beruntung. Mereka bersikap cuek, dingin, apatis. Ada orang tak dikenal butuh pertolongan tetap cuek. Jadilah tidak beruntung.

2. Harapan menjadi kenyataan

Yang satu ini tampaknya sudah sering kita dengar: harapan. Orang-orang beruntung memang selalu berharap untuk mendapatkan keberuntungan dalam segala situasi. Harapan-harapan positif yang kuat ini pada akhirnya menjelma menjadi kenyataan.

Suatu saat seseorang pulang dari Singapura turun di Cengkareng. Sopirnya yang harusnya menjemput di Cengkareng berhalangan karena anaknya sedang sakit panas. Akhirnya orang ini naik travel umum dari Cengkareng menuju Bandung. Satu mobil travel hanya ada dua penumpang yaitu dirinya dan satu lagi orang yang belum ia kenal. Setelah kenalan dan ngobrol-ngobrol malah terjadi deal bisnis yang saling menguntungkan.

Meski sopirnya tidak jadi dapat menjemput, orang yang beruntung tetap berharap kejadian tersebut adalah sebuah keberuntungan. Dan harapan tersebut menjadi kenyataan. Bandingkan dengan orang yang tidak beruntung, yang langsung memarahi sopirnya, memaki dan sebagainya. Dan ia menilai kejadian itu benar-benar merugikan.

Masih ada tiga poin lagi untuk meningkatkan keberuntungan Anda. Saya akan tuliskan pada kesempatan selanjutnya.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat…

aGus NGGERmanto

This entry was posted in sosial and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

4 Responses to Meningkatkan Keberuntungan Orang-orang Sukses

  1. metafo says:

    Ditunggu postingannya pak…

  2. gusngger says:

    Sip…lah. Semoga beruntung!

    Salam…

  3. Thanks udah share ditunggu kelanjutannya…

  4. gusngger says:

    Siap… sukses selalu, Batu Kecubung!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s