Menikah adalah Salah Satu Jalan Pengabdian

Saya kagum dengan seorang teman saya. Ini adalah nyata tapi seperti hanya dongeng. Saya kenal teman saya ini sebagai seorang pemuda yang ganteng, baik hati, dan pandai bekerja. Tetapi ia memilih seorang istri yang tuna rungu.

Saya yakin banyak perempuan cantik yang naksir ke teman saya ini. Tetapi ia telah memilih menikahi wanita pilihan hatinya: gadis tuna rungu. Berbahagialah sang gadis. Saya doakan agar menjadi keluarga yang harmonis dan senantiasa bahagia.

Butuh beberapa waktu bagi saya untuk memahami mengapa seorang laki-laki yang begitu hebat memilih wanita istimewa itu? Jawabannya adalah laki-laki itu memang hebat!

Menikah adalah salah satu jalan pengabdian ibadah. Ia beribadah dengan sepenuh hati memberi kebahagiaan kepada istrinya. Sang istri pun timbal balik sepenuh hati memberi kebahagiaan kepada suami. Bukan sebaliknya saling menuntut meminta kebahagiaan. Kebahagian justru lahir dari saling memberi kebahagiaan.

Bagaimana menurut Anda?

Salam hangat,

aGus NGGERmanto

This entry was posted in sosial and tagged , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Menikah adalah Salah Satu Jalan Pengabdian

  1. Rayyan says:

    Setuju Pak Angger. Yang menentukan mau bahagia atau tidak adalah diri sendiri, tidak tergantung orang lain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s